
Medan — Upaya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Medan Petisah terus dilakukan Pemerintah Kota Medan melalui kegiatan normalisasi drainase lanjutan di Jalan Karya Bakti, Senin (27/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah kota dalam menjaga fungsi saluran drainase agar dapat bekerja secara maksimal, terutama menjelang musim-musim dengan intensitas hujan tinggi.
Normalisasi drainase kali ini dilaksanakan oleh Tim Drainase Medan Barat, di bawah naungan UPT Wilayah Barat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program normalisasi yang sebelumnya juga telah dilakukan di berbagai titik drainase lain di wilayah Medan, sebagai upaya sistematis untuk meminimalisir risiko banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan di Kota Medan.
Dalam pelaksanaannya, tim di lapangan menggunakan bantuan truk sedot untuk menyedot sedimen dari bagian-bagian drainase yang sulit dijangkau secara manual. Penggunaan alat berat berupa truk sedot ini menjadi solusi efektif untuk menjangkau titik-titik saluran yang selama ini sulit dibersihkan dengan cara konvensional, seperti penggunaan cangkul maupun tenaga manusia semata.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan bahwa masih terdapat banyak sampah dan sedimen padat yang menumpuk di dalam saluran drainase, sehingga menghambat kelancaran aliran air. Tumpukan sedimen dan sampah semacam ini, jika dibiarkan dalam waktu lama, berpotensi menyebabkan penyumbatan yang pada akhirnya memicu genangan air maupun banjir saat curah hujan tinggi, terutama di kawasan padat pemukiman dan aktivitas warga seperti Jalan Karya Bakti.
Setelah rangkaian kegiatan normalisasi ini rampung dilaksanakan, kondisi drainase di sepanjang Jalan Karya Bakti dilaporkan kembali lancar dan dapat berfungsi secara maksimal. Aliran air yang sebelumnya terhambat akibat tumpukan sedimen dan sampah kini dapat mengalir dengan baik, sehingga kapasitas saluran untuk menampung dan mengalirkan air hujan kembali optimal.
Pembersihan saluran drainase secara berkala seperti ini menjadi salah satu langkah preventif yang terus didorong Dinas SDABMBK Kota Medan, mengingat drainase yang tersumbat menjadi salah satu penyebab utama munculnya titik-titik genangan maupun banjir di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kota Medan.
Melalui kegiatan normalisasi drainase lanjutan ini, Dinas SDABMBK Kota Medan berharap risiko banjir di wilayah Kecamatan Medan Petisah, khususnya di sekitar Jalan Karya Bakti, dapat semakin diminimalisir. Dengan saluran drainase yang kembali berfungsi maksimal, diharapkan wilayah tersebut menjadi lebih siap menghadapi curah hujan tinggi tanpa harus mengalami genangan atau banjir yang mengganggu aktivitas warga sekitar.
Ke depan, kegiatan normalisasi drainase semacam ini direncanakan akan terus dilanjutkan secara berkala di berbagai titik lain di wilayah Kota Medan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan sistem drainase yang lebih tertata dan berfungsi optimal bagi seluruh warga.
