
BERITAPELITA.COM – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menghadiri acara Bulan Bakti Karang Taruna (KT) yang digelar di Lapangan Helvetia, Selasa (30/9/2025) sore. Kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Karang Taruna.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Karang Taruna atas kontribusi nyata dalam membangun masyarakat, khususnya di bidang sosial kepemudaan. Ia menilai Karang Taruna telah menjadi wadah pembinaan generasi muda yang konsisten hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, usia 65 tahun bagi sebuah organisasi adalah bukti ketangguhan dan keberlanjutan perjuangan. Karang Taruna disebutnya mampu menjaga eksistensi dengan terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.
“Karang Taruna adalah mitra strategis pemerintah dalam menguatkan pembangunan sosial. Oleh sebab itu, kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Karang Taruna di Medan,” ujar Zakiyuddin dalam sambutannya.
Acara Bulan Bakti ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, hingga pemberian penghargaan kepada kader berprestasi. Hal tersebut mencerminkan kepedulian Karang Taruna terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi. Para pengurus Karang Taruna se-Kota Medan hadir untuk memperkuat sinergi, sekaligus mempertegas peran mereka dalam mendukung program pembangunan daerah.
Dalam perayaan HUT ke-65 ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Solidaritas, Meneguhkan Kepedulian”. Tema tersebut diharapkan mampu menjadi semangat baru bagi seluruh kader dalam menjalankan pengabdian sosial.
Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemko Medan akan terus bersinergi dengan Karang Taruna. Dukungan akan diberikan dalam bentuk fasilitasi program dan kolaborasi kegiatan yang sejalan dengan visi pembangunan kota.
Zakiyuddin mengingatkan generasi muda agar tidak hanya terpaku pada perayaan seremonial, melainkan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Karang Taruna dalam kehidupan sehari-hari. “Kepedulian, gotong royong, dan solidaritas harus tetap menjadi napas Karang Taruna,” ujarnya.
Peringatan HUT Karang Taruna kali ini juga diwarnai dengan penampilan seni budaya dari sejumlah kelompok pemuda. Hal ini menambah semarak acara sekaligus menunjukkan potensi kreativitas anak-anak muda di Kota Medan.
Masyarakat sekitar turut hadir memadati Lapangan Helvetia untuk menyaksikan acara tersebut. Kehadiran warga menjadi bukti bahwa Karang Taruna masih mendapat tempat di hati masyarakat.
Sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga terlihat hadir, menandakan kuatnya dukungan terhadap eksistensi Karang Taruna.
Dalam penutupannya, Wakil Wali Kota berharap agar momentum HUT ke-65 ini dapat menjadi awal kebangkitan baru bagi Karang Taruna di Medan. Ia mengajak seluruh kader untuk tidak lelah berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Karang Taruna, menurutnya, bukan hanya organisasi kepemudaan, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan penguatan kepedulian sosial. Oleh karena itu, Pemko Medan siap mendorong agar kiprah Karang Taruna semakin luas dan berdampak nyata.
Dengan semangat yang terus dipupuk, Karang Taruna diharapkan mampu menjaga konsistensinya sebagai garda terdepan dalam pembangunan sosial masyarakat. Perayaan HUT ke-65 di Medan pun menjadi momentum penting untuk melangkah lebih jauh dalam pengabdian.
