Pengiriman Narkotika Digagalkan di Perairan Asahan, Puluhan Kilogram Sabu Disita

Pengiriman Narkotika Digagalkan di Perairan Asahan, Puluhan Kilogram Sabu DisitaBERITAPELITA.COM

ASAHAN – Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Polda Sumatera Utara di wilayah perairan Sumatera Utara. Pengungkapan ini menjadi salah satu kasus besar menjelang perayaan Lebaran 2026.

Operasi penindakan dilakukan di kawasan Perairan Bagan Asahan pada 19 Maret 2026, atau sekitar dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Lokasi tersebut diketahui kerap menjadi jalur masuk barang ilegal dari luar negeri.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita barang bukti berupa sekitar 50 kilogram sabu serta 20 ribu butir pil ekstasi. Jumlah ini menunjukkan skala besar dari jaringan yang terlibat.

Selain barang bukti, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial BS (38). Ia diduga berperan sebagai kurir dalam upaya penyelundupan narkotika tersebut.

Menurut keterangan dari Andy Arisandi selaku Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan informasi dari intelijen kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka BS mengaku hanya menjalankan perintah dari seseorang berinisial F. Ia dijanjikan imbalan tertentu untuk mengantarkan barang tersebut.

Kasus ini diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional. Jalur penyelundupan disebut berasal dari Malaysia dan masuk melalui wilayah perairan Sumatera Utara.

Wilayah perairan Asahan memang dikenal sebagai salah satu titik rawan penyelundupan. Letaknya yang strategis membuat kawasan ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lintas negara.

Petugas menduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut. Oleh karena itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor utama di balik kasus ini.

Selain itu, aparat juga menelusuri jalur distribusi narkotika yang direncanakan. Hal ini penting untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.

Pengungkapan ini dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Utara. Jumlah barang bukti yang besar berpotensi merusak ribuan generasi muda jika berhasil beredar.

Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran narkotika, terutama yang melibatkan jaringan internasional. Pengawasan di wilayah perbatasan akan terus diperketat.

Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan. Partisipasi publik sangat dibutuhkan dalam memerangi peredaran narkotika.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkotika masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganannya.

Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan narkotika. Aparat penegak hukum berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap bentuk kejahatan narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *