
SUMATRA UTARA – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra dengan aksi nyata di lapangan. Ia turun langsung membersihkan aliran Sungai Deli di kawasan Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026. Aksi ini melibatkan unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Langkah tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dan warga.
Kehadiran Gubernur Bobby Nasution disambut antusias oleh warga sekitar bantaran sungai. Sejak pagi hari, warga berkumpul menyaksikan kegiatan pembersihan sungai. Gubernur tampak ikut mengangkat sampah dan membersihkan sedimentasi. Aktivitas ini dilakukan tanpa sekat formal antara pejabat dan masyarakat. Suasana berlangsung akrab dan penuh semangat kebersamaan.
Pembersihan Sungai Deli dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Sungai Deli selama ini menjadi salah satu daerah aliran sungai yang rawan tercemar. Penumpukan sampah kerap menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mengajak masyarakat lebih peduli. Kesadaran bersama dinilai penting untuk menjaga kebersihan sungai.
Selain membersihkan sungai, Gubernur Bobby juga menyempatkan diri berdialog dengan warga. Ia mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat Kelurahan Aur. Beberapa warga menyampaikan persoalan lingkungan dan infrastruktur. Dialog berlangsung terbuka dan komunikatif. Gubernur mencatat sejumlah masukan dari warga.
Warga menyampaikan harapan agar Sungai Deli terus mendapat perhatian serius. Mereka berharap ada program berkelanjutan untuk menjaga kebersihan sungai. Selain itu, warga juga meminta penataan kawasan bantaran sungai. Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada gubernur. Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut.
Menurut Gubernur Bobby, peringatan HUT Partai Gerindra tidak harus selalu bersifat seremonial. Kegiatan sosial dan lingkungan dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat. Aksi bersih sungai menjadi wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Pemerintah ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Langkah ini juga menjadi contoh bagi aparatur pemerintah lainnya.
Gubernur menegaskan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan. Sungai memiliki peran vital bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Jika tidak dijaga, dampaknya akan dirasakan bersama. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah organisasi masyarakat. Mereka turut membantu membersihkan sampah di aliran sungai. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat terlihat jelas. Kerja sama ini diharapkan terus terjalin ke depan. Partisipasi publik menjadi kunci keberhasilan program lingkungan.
Aparat kelurahan dan kecamatan setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka membantu mengoordinasikan warga selama kegiatan berlangsung. Peran pemerintah di tingkat bawah dinilai sangat penting. Koordinasi yang baik mempermudah pelaksanaan kegiatan. Hal ini menunjukkan soliditas antar unsur pemerintahan.
Pembersihan Sungai Deli dilakukan di beberapa titik yang rawan penumpukan sampah. Sampah plastik dan limbah rumah tangga menjadi temuan utama. Petugas mengangkut sampah menggunakan peralatan sederhana. Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong. Kegiatan berlangsung hingga siang hari.
Gubernur Bobby berharap kegiatan ini menjadi pemicu kesadaran masyarakat. Ia mengajak warga untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai. Perubahan perilaku dinilai lebih penting daripada sekadar kegiatan sesaat. Pemerintah akan terus melakukan edukasi lingkungan. Program berkelanjutan tengah disiapkan.
Dalam dialognya, Gubernur juga menyinggung pentingnya penataan kawasan bantaran sungai. Penataan dinilai dapat mengurangi risiko banjir. Selain itu, kawasan sungai bisa menjadi ruang publik yang bermanfaat. Pemerintah daerah akan mengkaji rencana tersebut. Masukan warga menjadi bahan pertimbangan utama.
Warga Kelurahan Aur mengapresiasi kehadiran Gubernur Sumut. Mereka menilai kegiatan ini menunjukkan kepedulian nyata pemimpin daerah. Warga berharap kegiatan serupa terus dilakukan. Kehadiran langsung pejabat dinilai memberi semangat tersendiri. Hubungan pemerintah dan masyarakat menjadi lebih dekat.
Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Sumut diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Aksi sosial dan lingkungan dipilih sebagai bentuk pengabdian. Hal ini sejalan dengan semangat pelayanan kepada masyarakat. Partai politik diharapkan memberi kontribusi nyata. Kegiatan ini menjadi contoh positif.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan peningkatan kualitas lingkungan. Sungai menjadi salah satu fokus utama. Program revitalisasi sungai terus digalakkan. Keterlibatan masyarakat akan terus didorong. Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.
Gubernur Bobby menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan dunia usaha. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan. Tanpa dukungan masyarakat, program pemerintah tidak akan optimal. Oleh karena itu, komunikasi terus diperkuat.
Kegiatan pembersihan sungai ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Anak-anak dan remaja terlihat ikut menyaksikan kegiatan tersebut. Mereka diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Pendidikan lingkungan dinilai sangat penting. Nilai kepedulian perlu ditanamkan sejak awal.
Pemerintah daerah berencana menjadikan Sungai Deli sebagai ikon kebersihan kota. Upaya ini membutuhkan proses dan komitmen jangka panjang. Program pengelolaan sampah akan diperkuat. Infrastruktur pendukung juga akan ditingkatkan. Semua langkah dilakukan secara bertahap.
Sinergi lintas sektor terus diupayakan oleh Pemprov Sumut. Keterlibatan komunitas, akademisi, dan swasta akan diperluas. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pemulihan dan penataan lingkungan. Sungai Deli menjadi salah satu prioritas. Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan program.
Aksi Gubernur Sumut dalam memperingati HUT ke-18 Gerindra mencerminkan kepemimpinan yang responsif. Kehadiran langsung di lapangan memberi dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga berdampak nyata. Pemerintah berharap kesadaran lingkungan terus meningkat. Sungai yang bersih menjadi harapan bersama.
