Wali Kota Medan Desak Evaluasi BPBD Usai Banjir Kembali Melanda Kota

Wali Kota Medan Desak Evaluasi BPBD Usai Banjir Kembali Melanda KotaBERITAPELITA.COM

BERITAPELITA.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyoroti serius bencana banjir yang kembali melanda Kota Medan pada 27 November 2025. Peristiwa itu terjadi tepat setahun setelah banjir serupa melanda sejumlah wilayah di kota tersebut pada 27 November 2024, sehingga menunjukkan adanya pola kejadian berulang yang dinilai mengkhawatirkan.

Rico menegaskan bahwa banjir di Medan bukan lagi peristiwa luar biasa yang terjadi puluhan tahun sekali, melainkan sudah menjadi kejadian rutin yang muncul hampir setiap tahun. Menurutnya, pola ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait dalam meningkatkan langkah mitigasi maupun penanganan bencana.

Dalam perbincangannya bersama para jurnalis di Warkop Jurnalis pada Senin (8/12/2025), Rico menyampaikan bahwa banjir yang terjadi harus ditanggapi dengan langkah-langkah strategis dan terukur. Ia menyoroti perlunya evaluasi besar terhadap kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.

Rico menyampaikan bahwa pemantapan kelembagaan BPBD tidak dapat ditunda lagi, mengingat instansi tersebut memiliki peran penting dalam respon cepat terhadap bencana. Ia meminta BPBD untuk meninjau ulang pola kerja, mekanisme koordinasi, serta kesiapsiagaan yang selama ini diterapkan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas BPBD harus mencakup penguatan sistem peringatan dini, tata kelola penanganan darurat, serta koordinasi dengan dinas-dinas terkait seperti Dinas PU, Dinas Kebersihan, dan pihak kecamatan. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.

Rico juga menyoroti persoalan drainase yang menjadi salah satu pemicu utama banjir di Kota Medan. Banyak saluran air dilaporkan mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah dan sedimentasi, sehingga tidak mampu menampung debit air ketika hujan deras mengguyur kota.

Ia meminta agar program perbaikan dan pembersihan drainase dilakukan lebih intensif, terutama di kawasan yang menjadi titik rawan genangan. Normalisasi sungai dan saluran besar juga dianggap perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan aliran air tetap lancar.

Selain upaya pemerintah, Rico menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan turut memperparah kondisi banjir.

Rico menambahkan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga saluran air. Edukasi lingkungan akan terus dilakukan agar kesadaran masyarakat meningkat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Medan tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan dalam rangka mitigasi bencana. Program penguatan infrastruktur pengendalian banjir menjadi prioritas, termasuk peningkatan kapasitas pompa air di beberapa titik kritis.

Ia berharap evaluasi terhadap BPBD dapat menghasilkan perubahan signifikan dalam penanganan bencana ke depan. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah mitigasi juga akan diperkuat untuk memastikan penanganan banjir berjalan tepat sasaran.

Menurut Rico, masyarakat berhak mendapatkan respon cepat dan penanganan terbaik, terutama saat menghadapi bencana yang terus berulang. Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk memperbaiki koordinasi antarinstansi agar bencana tahunan ini dapat ditekan semaksimal mungkin.

Dengan adanya evaluasi menyeluruh dan dukungan dari berbagai pihak, Rico optimistis bahwa Kota Medan dapat memperbaiki sistem pengelolaan bencana. Ia berharap masyarakat tidak lagi menghadapi banjir dengan pola yang sama setiap tahunnya, dan langkah-langkah yang diambil pemerintah mampu memberikan perubahan nyata.

Rico menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa penanganan banjir bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kesiapan seluruh elemen dalam menjaga kota. Ia berkomitmen memastikan setiap instansi terkait bekerja lebih maksimal demi keselamatan dan kenyamanan warga Medan.

Artikel ini menegaskan kembali perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait untuk menghadapi tantangan banjir yang terus berulang di Kota Medan. Dengan langkah terukur, diharapkan Medan dapat terbebas dari bencana tahunan yang selama ini menghantui warganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *