
BERITAPELITA.COM – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di wilayah Sumatera Utara berjalan lancar dan tertib tanpa kendala berarti. Kepastian ini disampaikannya usai melakukan peninjauan langsung ke SMAN 1 Medan, pada Selasa (4 November 2025).
Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan rasa apresiasinya kepada pihak sekolah, panitia pelaksana, dan seluruh peserta yang telah mengikuti ujian dengan tertib dan disiplin tinggi. Menurutnya, pelaksanaan TKA di seluruh daerah di Sumut menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari sisi teknis maupun manajerial.
“TKA sudah dimulai sejak 3 November hingga 9 November, dan sejauh ini berjalan lancar. Tidak ada kendala teknis yang berarti di lapangan,” ujar Bobby kepada awak media.
Ia menambahkan, ujian ini merupakan bagian penting dari proses seleksi akademik untuk memastikan kualitas calon peserta didik maupun aparatur yang berkompeten. Oleh karena itu, Bobby meminta semua pihak tetap menjaga integritas dan transparansi selama pelaksanaan ujian berlangsung.
“Tes ini bukan hanya soal nilai, tetapi tentang kejujuran, kedisiplinan, dan semangat belajar. Saya ingin semuanya berjalan jujur tanpa ada manipulasi atau kecurangan,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bobby juga menyempatkan diri untuk berbincang langsung dengan beberapa peserta ujian. Ia menanyakan kesiapan mereka, serta memberikan semangat agar tetap tenang dan fokus dalam menjawab setiap soal.
“Saya lihat anak-anak kita antusias dan semangat mengikuti ujian. Semoga hasilnya bisa maksimal dan sesuai dengan harapan mereka,” katanya dengan senyum.
Selain meninjau ruangan ujian, Bobby juga memeriksa kesiapan sarana dan prasarana seperti jaringan internet, perangkat komputer, dan sistem pengawasan ujian. Ia memastikan semua berjalan sesuai prosedur dan standar pelaksanaan TKA berbasis komputer.
Menurut laporan panitia provinsi, sebanyak lebih dari 50.000 peserta mengikuti TKA di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara tahun ini. Pelaksanaan ujian dilakukan secara bertahap dan diawasi ketat oleh tim pengawas independen.
“Dari hasil pantauan kami, baik di Medan maupun daerah lain seperti Deli Serdang, Binjai, dan Tebing Tinggi, semua berjalan baik. Sistem online yang digunakan juga stabil,” jelas salah satu panitia pelaksana.
Bobby juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan. Ia menilai, pelaksanaan TKA secara digital ini menjadi langkah nyata menuju modernisasi pendidikan di Sumatera Utara.
“Dengan sistem berbasis komputer, kita bisa memastikan proses seleksi berjalan lebih objektif dan efisien. Ini langkah maju untuk dunia pendidikan kita,” tambahnya.
Selain memastikan kelancaran ujian, Bobby turut mengingatkan agar pihak sekolah memperhatikan kenyamanan peserta. Ia meminta agar ruangan ujian tetap sejuk, bersih, dan tidak menimbulkan tekanan bagi para peserta.
“Anak-anak harus merasa nyaman. Kalau mereka tenang, hasil ujiannya juga akan lebih baik,” ujarnya.
Beberapa peserta yang ditemui menyatakan rasa lega karena pelaksanaan ujian berjalan lancar. Mereka mengaku tidak mengalami kesulitan teknis, terutama dalam penggunaan perangkat ujian berbasis komputer.
“Ujiannya cukup menantang, tapi alhamdulillah sistemnya lancar dan tidak ada gangguan jaringan,” kata salah satu peserta TKA di SMAN 1 Medan.
Guru-guru dan pengawas ujian pun memberikan apresiasi atas perhatian Gubernur yang turun langsung meninjau pelaksanaan TKA. Mereka menilai kehadiran Bobby memberi semangat tersendiri bagi siswa yang tengah berjuang.
“Pak Gubernur datang melihat langsung. Itu bentuk kepedulian yang luar biasa. Anak-anak jadi makin semangat,” ujar seorang guru pengawas.
Lebih jauh, Bobby menyampaikan bahwa Pemprov Sumut akan terus memperkuat infrastruktur pendidikan agar pelaksanaan ujian-ujian seperti TKA dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Kita akan terus berbenah. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Sumatera Utara,” ucapnya dengan tegas.
Dengan berjalannya TKA tanpa kendala, Bobby berharap hasil seleksi nanti dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan siap berkontribusi untuk pembangunan daerah.
“Kita ingin Sumatera Utara dipenuhi anak-anak muda yang unggul, jujur, dan punya semangat juang tinggi. Mereka inilah masa depan kita,” tutupnya penuh optimisme.
Melalui peninjauan tersebut, pelaksanaan TKA di Sumut kini dipastikan berjalan sesuai harapan — lancar, transparan, dan mencerminkan semangat baru pendidikan yang berintegritas di bawah pengawasan langsung Gubernur Bobby Nasution.
