Dishub Medan Gencar Berantas Juru Parkir Liar, Warga Mulai Rasakan Perubahan Positif

BERITAPELITA.COM — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus meningkatkan upaya penertiban terhadap juru parkir (jukir) liar yang kerap meresahkan masyarakat. Aksi tegas ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi para pengguna jalan di seluruh wilayah Kota Medan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Erwin Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan patroli dan penertiban intensif di sejumlah titik rawan parkir liar dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, tindakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keluhan warga yang selama ini merasa terganggu oleh keberadaan jukir ilegal.

“Dalam satu bulan terakhir, kami sudah melakukan razia di berbagai kawasan padat kendaraan. Beberapa jukir liar telah diamankan dan diberikan pembinaan,” ujar Erwin di kantornya, Senin (6/10/2025).

Ia menegaskan bahwa bagi jukir yang kedapatan bersikap arogan atau melakukan pungutan liar di luar ketentuan resmi, Dishub tidak segan untuk menyerahkan mereka ke pihak kepolisian. Langkah tegas ini diambil agar memberikan efek jera dan mencegah munculnya praktik serupa di masa mendatang.

Dishub Kota Medan juga membentuk Tim Khusus Penanganan Jukir dan Parkir Liar, yang bertugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat dan efisien. Tim ini dibagi dalam dua wilayah patroli utama agar pengawasan bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Tim ini kami bentuk untuk memperkuat sistem pengawasan di lapangan. Mereka akan bergerak setiap hari menindak jukir liar serta memastikan jukir resmi tetap mematuhi peraturan daerah yang berlaku,” jelas Erwin.

Upaya tersebut terbukti membawa perubahan di sejumlah ruas jalan utama Kota Medan. Beberapa lokasi yang sebelumnya semrawut akibat keberadaan jukir liar kini terlihat lebih tertib. Salah satunya di kawasan Jalan Jawa dan Jalan Veteran, dua titik yang kerap menjadi keluhan masyarakat.

“Dulu di kawasan itu banyak jukir liar yang seenaknya memungut uang parkir. Sekarang sudah jauh lebih tertib. Petugas resmi juga mulai terlihat disiplin dalam menjalankan tugasnya,” kata Erwin.

Langkah Dishub Medan ini mendapat dukungan positif dari warga. Sejumlah pengendara yang rutin melewati kawasan padat di Kota Medan mengaku kini merasa lebih aman dan tidak lagi dipaksa membayar tarif parkir yang tidak wajar.

Salah seorang warga, Rendra (42), menuturkan bahwa sebelumnya ia kerap berdebat dengan jukir liar yang meminta tarif parkir hingga dua kali lipat dari ketentuan resmi. “Sekarang sudah jarang, apalagi di kawasan Veteran. Rasanya lebih nyaman parkir,” ujarnya.

Meski begitu, Dishub Medan mengakui bahwa masih ada sejumlah titik yang menjadi tantangan, terutama di wilayah-wilayah padat aktivitas seperti pasar tradisional, kawasan kuliner malam, dan area perkantoran. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Satpol PP dan kepolisian untuk memperkuat pengawasan di area tersebut,” kata Erwin.

Selain melakukan penertiban, Dishub juga berupaya meningkatkan kesejahteraan jukir resmi dengan menata ulang sistem retribusi dan pembinaan. Langkah ini diharapkan bisa mencegah mereka tergoda melakukan pungutan liar atau bekerja di luar izin yang diberikan.

“Kami ingin jukir resmi bisa bekerja dengan baik dan masyarakat juga merasa nyaman. Jadi, penertiban ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga pembenahan sistem pengelolaan parkir di Medan,” tambahnya.

Dishub Medan juga sedang mengembangkan sistem parkir digital untuk meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi daerah. Melalui sistem ini, pembayaran parkir akan dilakukan secara non-tunai sehingga bisa mengurangi potensi pungutan liar.

Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Medan untuk mewujudkan tata kelola transportasi yang tertib, modern, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Erwin menegaskan bahwa penertiban juru parkir liar akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami tidak akan berhenti sampai Medan benar-benar bebas dari jukir liar yang merugikan masyarakat. Ini komitmen kami untuk kota yang lebih tertib,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *